Kenali Dampak dan Penyebab Sirkulasi Darah Tidak Lancar
Kenali Dampak dan Penyebab Sirkulasi Darah Tidak Lancar
Sirkulasi darah tidak lancar bisa mengambat atau menghalangi aliran darah. Akibatnya, berbagai organ, sel, dan jaringan di tubuh tidak mendapatkan oksigen serta nutrisi yang dibutuhkan. Kondisi ini tentu akan menimbulkan beberapa gejala sebagai dampak dari sikulasi darah yang buruk.
Dampak Sirkulasi Darah Tidak Lancar
Keluhan dari sirkulasi darah tidak lancar paling sering dirasakan di bagian lengan dan kaki. Jika Anda merasa kesemutan, nyeri, mati rasa, dan sakit berdenyut pada lengan dan kaki serta jari-jari, bisa jadi itu merupakan tanda bahwa aliran darah ke bagian tersebut tidak memadai atau kurang.
Sirkulasi darah tidak lancar juga menyebabkan berbagai keluhan lain, seperti:
Rambut kaki rontok
Kuku jari menjadi rapuh
Kram otot
Kaki dan lengan terasa dingin
Kulit kaki dan lengan terasa kering
Penyembuhan luka yang lambat
Berbagai Penyebab Sirkulasi Darah Tidak Lancar
Ligacapsa - Ada beberapa penyakit yang bisa membuat sirkulasi darah tidak lancar, yaitu:
1. Diabetes
Penyakit diabetes atau kelebihan gula darah yang tidak terkontrol bisa menyebabkan kerusakan saraf dan pembuluh darah hingga memengaruhi sirkulasi darah ke suluruh tubuh, termasuk di lengan, tangan, betis, dan kaki.
Tanda paling umum dari sikulasi darah tidak lancar pada penderita diabetes adalah memiliki luka di kulit yang lama sembuh, karena darah tidak bisa memberikan nutrisi ke area tersebut.
2. Penyakit arteri perifer
Penyakit arteri perifer atau peripheral artery disease (PAD) disebabkan oleh penumpukan lemak di dalam dinding arteri perifer pada kaki. Akibatnya, arteri menjadi sempit dan aliran darah ke otot-otot kaki menjadi berkurang. PAD bisa menyebabkan nyeri ringan hingga berat dan biasanya akan berkurang saat istirahat.
Penyakit arteri perifer paling rentan terjadi pada orang lanjut usia, perokok, serta orang yang menderita beberapa penyakit, seperti sindrom metabolik, jantung koroner, kolesterol tinggi, stroke, tekanan darah tinggi, dan diabetes.
3. Vena varikosa
Ligacapsa - Kondisi ini dikenal sebagai varises. Varises terjadi ketika tekanan darah naik hingga merusak dinding dan katup pembuluh darah vena.
Pembuluh darah vena memiliki katup kecil yang rutin membuka dan menutup untuk menjaga aliran darah tetap lancar. Jika katup tersebut rusak atau melemah, aliran darah menjadi tidak lancar dan berkumpul di pembuluh darah vena. Hal ini akan menyebabkan pembengkakan pembuluh darah vena tersebut.
4. Penyakit Raynaud
Pada penyakit Raynaud, pembuluh darah di jari kaki dan jari tangan akan menyempit ketika tubuh kedinginan atau mengalami stres. Akibatnya, sirkulasi darah menjadi tidak lancar.
Sirkulasi yang tidak lancar bisa membuat kulit menjadi pucat dan biru. Penderita penyakit Raynaud juga rentan mengalami luka dan kematian jaringan di daerah yang mengalami gangguan sirkulasi.
Jangan anggap remeh kondisi sirkulasi darah tidak lancar. Jika Anda sering merasakan gejala-gejala sirkulasi darah tidak lancar, segeralah periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebabnya serta mendapatkan pengobatan yang sesuai.
Comments
Post a Comment